Kendari, 2 April 2026 — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara
(Bank Sultra) resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan
Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pemerintah Kota Kendari yang berlangsung di
Tower Bank Sultra, Kamis (02/04). Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh
Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar bersama Wali Kota
Kendari Siska Karina Imran, serta disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota
Kendari Amir Hasan dan jajaran Pemerintah Kota Kendari.
Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan dan inovasi teknologi
keuangan, penempatan dana pemerintah daerah, serta sistem pembayaran dan
pemungutan pajak dan retribusi daerah secara daring.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan
bahwa penandatanganan MoU dan PKS ini merupakan langkah strategis dalam
memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan Pemerintah Kota Kendari, khususnya
dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif,
efisien, transparan, dan akuntabel.
“Kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan keuangan yang modern dan terintegrasi, sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan daerah melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama meliputi
pengembangan inovasi layanan keuangan daerah, implementasi sistem pembayaran
digital melalui kanal seperti QRIS, serta penempatan dana pemerintah daerah
secara optimal, aman, dan produktif.
“Bank Sultra berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang inovatif dan terpercaya, serta mendukung percepatan digitalisasi keuangan daerah guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran Bank Sultra sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam mendorong kemajuan Kota Kendari. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menghadirkan sistem keuangan daerah yang modern, transparan, dan partisipatif, sekaligus memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi yang cepat, aman, dan efisien.
Menurutnya, dukungan Bank Sultra juga turut berkontribusi terhadap
peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari, yang tercatat sebesar
Rp343,3 miliar pada tahun 2024 dan meningkat menjadi Rp409,5 miliar pada tahun
2025 atau naik sebesar 19,28 persen.
“Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan sistem dan layanan yang
disediakan oleh Bank Sultra, termasuk dalam penguatan digitalisasi transaksi
pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung Bank Sultra sebagai bank kebanggaan daerah, serta bersama-sama membangun Kota Kendari yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan sistem keuangan daerah yang modern, terintegrasi, dan berbasis digital. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem layanan keuangan yang semakin transparan, efisien, dan akuntabel, sekaligus mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ke depan, Bank Sultra bersama Pemerintah Kota Kendari akan terus
memperkuat kerja sama strategis dan berinovasi dalam mendukung percepatan
transformasi digital serta pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya
saing.